CATATAN MALAM KEDUA DI DESA BOLOK
Manusia dari adanya merupakan makhluk sosial. Tak seorangpun dapat menolak itu. Kalaupun mau dibuktikan bahwa manusia itu bukan makhluk sosial, maka bukti-bukti yang ingin dijadikan alasan tidak akan pernah mampu menjelaskan ketidaksosialan manusia sebagai bukan makhluk sosial. Hal paling mudah yang membuktikan bahwa manusia adalah makhluk sosial yakni bahwa seorang manusia tidak dapat melahirkan dirinya sendiri. Ia selalu dilahirkan oleh orang lain, dalam hal ini oleh seorang ibu dalam kerja sama dengan seorang ayah. Itulah hukum kesosialan diri manusia yang tidak dapat disangkal.
Atas alasan tersebut, maka tidak heran bilamana manusia selalu hidup dalam linkungan sosial. Di dalamnya ada interaksi antara seorang individu dengan individu lain, antara individu dengan kelompok dan antara kelompok dengan kelompok. Dalam konteks Kuliah Kerja Nyata Tematis-Program Pengabdian Masyarakat (KKNT-PPM) yang diselenggarakan oleh UNWIRA, interaksi yang intens antara setiap individu dapat dilihat dalam setiap kelompok KKNT-PPM yang telah ditentukan dan ditempatkan pada Desa atau Kelurahan tertentu.
Namun demikian, interaksi antara individu dengan individu dalam kelompok KKNT-PPM baru akan terbentuk bilamana setiap individu saling membuka diri satu sama lain. Membuka diri, selalu berkaitan dengan relasi dua individu yang dimungkinkan oleh ketiadaan sekat-sekat pemisah. Tentu dalam pemahaman ini, latar belakang program studi tiap mahasiswa runtuh. Dalam artian bahwa latar belakang program studi yang berbeda itu tidak lagi dilihat sebagai suatu penghalang yang membatasi, melainkan disublimasikan menjadi kesatuan di bawah tema besar yang dapat disebut sebagai “Angkatan KKNT-PPM.” Karena satu angkatan, maka fondasinya bukan lagi program studi asal setiap mahasiswa, melainkan nama UNWIRA yang menjadi dasar keberadaan dan kesosialan setiap mahasiswa dalam kelompok KKNT-PPM pada lokasi pengabdian.
Mantap
BalasHapusMantap tem. Maksih banyak atas semua pengalaman bersama yg sedang kita rajut dan tenun dalam hidup kita masing-masing.
BalasHapus