Catatan Kecil Tentang Gadis Kretek
Pertama, Dasiyah benar-benar merepresentasikan diri sebagai manusia-beridealisme. Bahwa sebagi manusia, entah perempuan atau laki-laki, sudah seharusnya hidup di atas pemikiran dan kehendaknya sendiri. Tradisi suatu budaya adalah produk pikiran yang bernilai, tetapi di sisi lain setiap kita perlu meninjaunya kembali dengan pandangan yang kritis dan luas, supaya tidak sekadar manut namun sebenarnya tidak begitu relevan diterapkan. Hal ini sekaligus menjadi alasan mengapa Dasiyah begitu berani untuk menembus-masuk ruang Saus demi mewujudkan cita-cita besarnya, yang sekaligus menjadi tanda bahwa perempuan sebenarnya mampu menembus batas-batasan yang "asing" dalam pandangan-pandangan lama, terutama yang cenderung konservatif. Kedua, Peristiwa 65 selalu menyisakan pengalaman traumatis bagi semua mereka yang pernah mengalami. Luka lama itu bahkan enggan untuk diceritakan kembali, tidak heran mengapa dalam penelitian tentang Peristiwa 65 tidak semua korban sanggup untuk menceritakan...